Feeds:
Posts
Comments

Kesan & Pesan

Kesan : terlalu ribet tugas yang diberikannya, cukup menarik dalam berpenampilan,setiap pertemuan dalam memberi pengarahan tugas softskill juga cukup seru..kocak bgt ekspresi wajahnya qlw lagi ngomong..

Pesan : jangan terlalu banyak dan ribet dalam memberikan tugas softskill..

Analisis Laporan Keuangan

Penjualan Tahun 2000 = 41.366
Penjualan Tahun 2001 = 40.990
Penjualan Tahun 2002 = 40.843
 

1. a. Penjualan Tahun 2000 – 2001
Jadi, penjualan tahun 2000 – 2001 =  40.990 / (41.366 + 40.990) = 0,49 atau 49 %
b. Penjualan Tahun 2001 – 2002
Jadi, penjualan tahun 2001 – 2002 = 40.843 / (40.990 + 40.843) = 0,49 atau 49%

2. Analisis Horizontal untuk neraca

Harta
2001
2002
Jumlah
%
Harta Lancar
1000
2000
3000
100%
Harta Tetap
1500
2500
4000
66,67%
Harta Tidak berwujud
2000
1500
3500
25%
Total Harta
4500
5500
10000
22,22%
Hutang
 
 
 
 
Hutang Jangka Pendek
300
200
500
33,33%
Hutang Jangka Panjang
250
300
550
20%
Total Hutang
550
500
1050
9%
Modal
3950
5000
8950
26,5%

1. catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut.ini pengertian dari . . .

a. Neraca                                  b. laporan rugi/laba

c. laporan perubahan ekuitas      d. laporan keuangan

2. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan, ada 3 proses pelaporan keuangan yang benar,kecuali . . .

a. neraca                                          b.laporan rugi/laba

c. laporan perubahan kewajiban    d. laporan perubahan modal

3. Tujuan dari Analisa rasio keuangan adalah . . .

  a. Untuk mengetahui rasio laporan keuangan

  b. Memberi gambaran kelemahan dan kemampuan finansial perusahaan dari tahun ketahun

  c. Untuk menjelaskan posisi kas dalam laporan keuangan

  d. Memberikan suatu bukti dari benar atau tidaknya suatu laporan keuangan

4. Ada 3 macam Rasio Likuiditas yang digunakan, yaitu kecuali. . .

 a. Flow Ratio

 b. Current Ratio

 c. Cash Position Ratio

 d. Acid Test Ratio

5. Ada 4 macam Rasio Solvabilitas yang digunakan. Berikut yang bukan adalah . . .

  a. Long Term Debt To Total Ratio

  b. Total Debt To Total Assets Ratio

  c. Total Debt To Equity Ratio

  d. Long Term Debt To Equity

6. Ada 4 macam rasio profitabilitas yang digunakan. Berikut yang bukan adalah. . .

  a.   Return On Assets

  b.   Return On Equity

  c.   Net Profit Assets

  d.   Net Profit Margin

7. Jenis-jenis analisa rasio keuangan adalah, kecuali. . .

  a. Rasio Likuiditas

  b. Rasio Current

  c.Rasio Solvabilitas

  d.Rasio Profitabilitas

8. kegunaan dari Rasio Likuiditas, adalah. . .

a. Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya

b. Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya (hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang)

c. Mengukur kemampuan perusahaan untuk mengetahui hutang-hutang suatu perusahaan

d. Mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam suatu periode tertentu

9.kegunaan dari Rasio Solvabilitas, adalah. . .

a. Mengukur kemampuan perusahaan untuk mengetahui hutang-hutang suatu perusahaan

b. Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya

c. Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya (hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang)

d. Mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam suatu periode tertentu

9. kegunaan dari Rasio Profitabilitas, adalah. . .

a. Mengukur kemampuan perusahaan untuk mengetahui hutang-hutang suatu perusahaan

b. Mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam suatu periode tertentu

c. Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya

d. Mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban-kewajibannya (hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang)

10. pengertian dari Analisa rasio keuangan , yaitu. . .

a. Membanding dua laporan keuangan dalam satu perusahaan

b. Membandingkan benar atau tidaknya suatu laporan keuangan

c. Perbandingan antara dua/tiga data laporan keuangan dalam satu periode tertentu

d. Perbandingan antara dua/kelompok data laporan keuangan dalam satu periode tertentu

11. hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menganalisis suatu laporan keuangan adalah. . .

a.  Benar-benar memahami laporan keuangan tersebut.
b.  Dapat menggambarkan aktivitas-aktivitas perusahaan yang tercermin dalam laporan keuangan tersebut.
c.  Mengetahui latar belakang dari data keuangan tersebut.

d.  Semua jawaban benar.

12. kegunaan dari current ratio,adalah. . .

a. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki

b. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid

c. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank

d. mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut

13. kegunaan dari Cash Ratio, adalah. . .

a. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank

b. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid

c. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki

d. untuk membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar

13. kegunaan dari quick ratio, adalah. . .

a. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank

b. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid

 c. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki

d. mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut

14. kegunaan dari Net Profit Margin,adalah . . .

a. untuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan

b. untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki

c. untuk membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar

d. mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut.

15. Apa yang dimaksud dengan analisa horisontal:

  a.  Adalah analisa yang menggunakan laporan keuangan untuk beberapa periode atau beberapa saat, sehingga akan diketahui perkembangannya.
  b.   Adalah apabila laporan keuangan yang dianalisa hanya meliputi suatu periode atau satu saat saja.
  c.   Adalah teknik analisa dengan cara membandingkan laporan keuangan untuk dua periode atau lebih.

  d.   Semua jawaban salah.

BEAUTIFUL SALON

NERACA SALDO

PER 28 FEBUARI 2011

 

No. Rek

Keterangan

D

K

100

Kas

401.500.000

 

120

Sewa dibayar dimuka

10.000.000

 

140

Perlengkapan

10.000.000

 

150

Peralatan

85.000.000

 

170

Kendaraan

300.000.000

 

200

Hutang usaha

 

55.000.000

210

Hutang bank

 

200.000.000

300

Modal

 

460.000.000

400

Pendapatan

 

97.500.000

500

Biaya gaji

6.000.000

 

 

Jumlah

Rp. 812.500.000

Rp. 812.500.000

BEAUTIFUL SALON

LAPORAN RUGI/LABA

PER 28 FEBUARI 2011

 

 

Pendapatan :

  • Pendapatan jasa                                                                               Rp. 97.500.000

Total pendapatan                                                                                                                                                  Rp. 97.500.000

Biaya-biaya :

  • Biaya gaji                                            Rp. 8.000.000
  • Biaya listrik                                         Rp.    500.000
  • Biaya telp                                            Rp. 1.000.000
  • Biaya perlengkapan                              Rp. 8.000.000
  • Biaya sewa                                          Rp. 2.000.000
  • Dep.kendaraan                                     Rp. 1.250.000
  • Dep.peralatan                                       Rp.    141.666 +                                                                                                                                                          (Rp. 20.891.666)

Laba/Rugi                                                                                                                                                            Rp. 76.608.334

 

BEAUTIFUL SALON

NERACA

PER 28 FEBUARI 2011

 

Aktiva

Passiva

Aktiva lancar :

  • Kas                                            Rp. 401.500.000
  • Sewa di bayar di muka                Rp.     8.000.000
  • Perlengkapan                              Rp.     2.000.000+

                                                                                                                   Rp.411.500.000

 

Aktiva tetap :

  • Peralatan                                     Rp. 85.000.000
  • Akm.dep.peralatan                   (Rp.      141.666)

                                                                                     Rp. 84.858.334

  • Kendaraan                            Rp. 300.000.000
  • Akm.dep.kendaraan                 (Rp. 1.250.000)

                                                                                    Rp. 298.750.000+

                                                                                                                   Rp. 383.608.334

Total Aktiva                                                                                                          Rp. 795.108.334

Hutang :

  • Hutang usaha          Rp.    55.000.000
  • Hutang Bank            Rp. 200.000.000
  • Hutang listrik           Rp.         500.000
  • Hutang gaji               Rp.      2.000.000
  • Hutang telp              Rp.      1.000.000+

                                                                      Rp. 258.500.000

 

 

 

Modal :

  • Modal  Regina                                            Rp. 536.608.334+

 

 

 

 

Total Passiva                                                   Rp. 795.108.334                    

Iklan Laporan Keuangan Bank Mega – Maret 2011

 

sumber :

http://www.bankmega.com/

Laporan keuangan

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :

Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aktiva, kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinereja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.

Perbedaan Pelaporan dan Laporan Keuangan

 

Haruslah dibedakan antara pengertian Laporan keuangan (bahasa Inggris: financial reporting) dan laporan keuangan (bahasa Inggris: financial reports). Pelaporan Keuangan meliputi segala aspek yang berkaitan dengan penyediaan dan peyampaian informasi keuangan. Aspek-aspek tersebut antara lain lembaga yang terlibat (misalnya penyusunan standar, badan pengawas dari pemerintah atau pasar modal, organisasi profesi, dan entitas pelapor), peraturan yang berlaku termasuk PABU (prinsip akuntansi berterima umum atau generally accepted accounting principles/GAAP). Laporan keuangan hanyalah salah satu medium dalam penyampaian informasi. Bahkan seharusnya harus dibedakan pula antara statemen (bahasa Inggris: statement) dan laporan (bahasa Inggris: report).

 

Pemakai Laporan Keuangan

 

Sifat Laporan Keuangan

Laporan keuangan dibuat dengan maksud memberikan gambaran kemajuan (progress report) perusahaan secara periodik. Jadi laporan keuangan bersifat histories serta menyeluruh dan sebagai suatu progress report. Laporan keuangan terdiri dari data-data yang merupakan hasil dari kombinasi antara fakta yang telah dicatat, prinsip-prinsip dan kebiasaan-kebiasaan dalam akutansi serta pendapat pribadi.

Fakta-fakta yang telah dicatat, laporan keuangan dibuat berdasarkan fakta dari catatan akutansi, pencatatan dari pos-pos ini merupakan catatan histories dari peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau dan jumlah uang yang tercatat dinyatakan dalam harga pada waktu terjadinya peristiwa tersebut. Dengan sifat yang demikian maka laporan keuangan tidak dapat mencerminkan posisi keuangan dari suatu perusahaan dalam kondisi perekonomian paling akhir.

Prinsip dan kebiasaan di dalam akutansi, data yang dicatat didasarkan pada prosedur maupun anggapan-anggapan tertentu yang merupakan prinsip-prinsip akutansi yang lazim, di dalam akutansi juga digunakan prinsip atau anggapan-anggapan yang melengkapi konvensi-konvensi atau kebiasaan yang digunakan antara lain : bahwa perusahaan akan tetap berjalan sebagai suatu yang going concern, konsep ini menganggap bahwa perusahaan akan berjalan terus, konsekwensinya bahwa jumlah-jumlah yang tercantum dalam laporan merupakan nilai-nilai untuk perusahaan yang masih berjalan yang didasarkan pada nilai atau harga pada terjadinya peristiwa itu. Jadi jumlah uang yang tercantum dalam laporan bukanlah nilai realisasi jika aktiva tersebut dijual.

Pendapat pribadi, dimaksudkan bahwa walaupun pencatatan akutansi telah diatur oleh dalil-dalil dasar yang telah ditetapkan yang sudah menjadi standar praktek pembukuan, namun penggunaan tersbut tergantung oleh akuntan atau pihak manajemen perusahaan yang bersangkutan missal dalam menentukan nilai persediaan itu tergantung pendapat pribadi manajement serta berdasar pengalaman masa lalu

 

Tujuan Laporan Keuangan

Menurut Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia tujuan laporan keuangan adalah Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.

Laporan keuangan yang disusun untuk tujuan ini memenuhi kebutuhan bersama sebagian besar pemakai. Namun demikian, laporan keuangan tidak menyediakan semua informasi yang mungkin dibutuhkan pemakai dalam mengambil keputusan ekonomi karena secara umum menggambarkan pengaruh keuangan dan kejadian masa lalu, dan tidak diwajibkan untuk menyediakan informasi nonkeuangan.

Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen (bahasa Inggris: stewardship), atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya. Pemakai yang ingin melihat apa yang telah dilakukan atau pertanggungjawaban manajemen berbuat demikian agar mereka dapat membuat keputusan ekonomi. Keputusan ini mencakup, misalnya, keputusan untuk menahan atau menjual investasi mereka dalam perusahaan atau keputusan untuk mengangkat kembali atau mengganti manajemen.

 

Keterbatasan Laporan Keuangan

1. Laporan keuangan sifatnya sementara dan bukan laporan yang final, karena itu jumlah dan hal-hal yang dilaporkan dalam laporan keuangan tidak menunjukan nilai likuiditas atau realisasi dimana dalam pembuatannya terdapat pendapat-pendapat pribadi yang telah dilakukan oleh akuntan atau management yang bersangkutan.

2. angka yang tercantun dalam laporan keuangan hanya merupakan nilai buku (book value) yang belum tentu sama dengan harga pasar sekarang maupun nilai gantinya.

3. Untuk para investor laporan keuangan hanya bersifat membantu, masih memerlukan ramalan-ramalan sebabnya adalah bahwa data-data yang disajikan oleh akutansi semata-mata hanya didasarkan atas “cost” (yang bersifat histories) dan bukan atas dasar nilainya, akhirnya timbul jurang (gap) yang cukup besar antara hak kekayaan pemegang saham berupa aktiva bersih perusahaan yang dinyatakan dalam harga pokok historis dengan harga saham yang tercatat dibursa. (ikatan akutansi Indonesia, Jakarta 1974,hal 14).

4. laporan keuangan bersifat konserfatif dalam sikapnya menghadapi ketidakpastian, peristiwa yang tidak menguntungkan segera diperhitungkan kerugiannya. Harta, kekayaan bersih, dan pendapatan bersih selalu dihitung dalam nilainya yang paling rendah.

5. laporan keuangan itu bersifat umum, dan bukan untuk memenuhi keperluan tiap-tiap pemakai.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Laporan_keuangan

               http://ilmumanajemen.wordpress.com/2008/12/11/arti-penting-laporan-keuangan/

 

 

 

 

 

 

Arsitektur komputer

Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue Gene, dll.

Arsitektur komputer juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

Arsitektur komputer ini paling tidak mengandung 3 sub-kategor

1. Set Instruksi

Set Instruksi (bahasa Inggris: Instruction Set, atau Instruction Set Architecture (ISA)) didefinisikan sebagai suatu aspek dalam arsitektur komputer yang dapat dilihat oleh para pemrogram. Secara umum, ISA ini mencakup jenis data yang didukung, jenis instruksi yang dipakai, jenis register, mode pengalamatan, arsitektur memori, penanganan interupsi, eksepsi, dan operasi I/O eksternalnya (jika ada).

ISA merupakan sebuah spesifikasi dari kumpulan semua kode-kode biner (opcode) yang diimplementasikan dalam bentuk aslinya (native form) dalam sebuah desain prosesor tertentu. Kumpulan opcode tersebut, umumnya disebut sebagai bahasa mesin (machine language) untuk ISA yang bersangkutan. ISA yang populer digunakan adalah set instruksi untuk chip Intel x86, IA-64, IBM PowerPC, Motorola 68000, Sun SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.

ISA kadang-kadang digunakan untuk membedakan kumpulan karakteristik yang disebut di atas dengan mikroarsitektur prosesor, yang merupakan kumpulan teknik desain prosesor untuk mengimplementasikan set instruksi (mencakup microcode, pipeline, sistem cache, manajemen daya, dan lainnya). Komputer-komputer dengan mikroarsitektur berbeda dapat saling berbagi set instruksi yang sama. Sebagai contoh, prosesor Intel Pentium dan prosesor AMD Athlon mengimplementasikan versi yang hampir identik dari set instruksi Intel x86, tetapi jika ditinjau dari desain internalnya, perbedaannya sangat radikal. Konsep ini dapat diperluas untuk ISA-ISA yang unik seperti TIMI yang terdapat dalam IBM System/38 dan IBM IAS/400. TIMI merupakan sebuah ISA yang diimplementasikan sebagai perangkat lunak level rendah yang berfungsi sebagai mesin virtual. TIMI didesain untuk meningkatkan masa hidup sebuah platform dan aplikasi yang ditulis untuknya, sehingga mengizinkan platform tersebut agar dapat dipindahkan ke perangkat keras yang sama sekali berbeda tanpa harus memodifikasi perangkat lunak (kecuali yang berkaitan dengan TIMI). Hal ini membuat IBM dapat memindahkan platform AS/400 dari arsitektur mikroprosesor CISC ke arsitektur mikroprosesor POWER tanpa harus menulis ulang bagian-bagian dari dalam sistem operasi atau perangkat lunak yang diasosiasikan dengannya.

Ketika mendesain mikroarsitektur, para desainer menggunakan Register Transfer Language (RTL) untuk mendefinisikan operasi dari setiap instruksi yang terdapat dalam ISA.

Sebuah ISA juga dapat diemulasikan dalam bentuk perangkat lunak oleh sebuah interpreter. Karena terjadi translasi tambahan yang dibutuhkan untuk melakukan emulasi, hal ini memang menjadikannya lebih lambat jika dibandingkan dengan menjalankan program secara langsung di atas perangkat keras yang mengimplementasikan ISA tersebut. Akhir-akhir ini, banyak vendor ISA atau mikroarsitektur yang baru membuat perangkat lunak emulator yang dapat digunakan oleh para pengembang perangkat lunak sebelum implementasi dalam bentuk perangkat keras dirilis oleh vendor.

Daftar ISA di bawah ini tidak dapat dikatakan komprehensif, mengingat banyaknya arsitektur lama yang tidak digunakan lagi saat ini atau adanya ISA yang baru dibuat oleh para desainer.

2.Arsitekstur Mikro

3. Sistem desain dari seluruh komponen dalam perangkat keras komputer ini.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer